Padaumumnya, ciri-ciri sebuah bangsa yang masyarakatnya memiliki rasa nasionalisme adalah lebih mementingkan kepentingan bersama daripada individu, berpolitik untuk memajukan sosial dan ekonomi Indonesia, patuh terhadap hukum yang berlaku, menciptakan hubungan yang harmonis dan rukun antar masyarakat, dan lain sebagainya. SikapSelektif terhadap Pengaruh Kemajuan IPTEK di Bidang Politik. Terdapat beberapa hal yang harus dijadikan panduan bangsa Indonesia ketika mengikuti kemajuan IPTEK dalam bidang politik, yakni demokrasi, kebebasan, keterbukaan, dan hak asasi manusia. Keempat hal ini merupakan standardisasi yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adabanyak sekali sikap yang dapat kita wujudkan sebagai bentuk cinta terhadap tanah air terutama untuk generasi milenial, diantaranya adalah bangga memakai produk asli buatan indonesia, menjaga dan merawat kebersihan lingkungan bersama, tidak menyebarkan ujaran kebencian atau berita hoaks, menghargai para seniman dengan tidak membeli kaset Vay Tiền Nhanh. Seperti yang diketahui, adanya globalisasi di Indonesia, telah memberikan dampak positif bahkan negatif untuk Indonesia. Salah satu dampak positif globalisasi terhadap Indonesia adalah dibidang ekonomi. Kehadiran pasar Internasional dapat dimanfaatkan oleh sebuah perusahaan yang penjualan produk atau jasanya sudah melampaui kebutuhan dari konsumen di wilayah domestik tersebut, sehingga perusahaan tersebut bisa terjun ke pasar tradisional dan mencari konsumen di pasar yang lebih luas. Dengan adanya pasar tradisional akibat globalisasi menciptakan kemudahan dalam kegiatan ekspor dan impor. Kegiatan ekspor bermanfaat bagi sebuah negara untuk meningkatkan pendapatan negara, mengenalkan produk suatu negara, membuka lapangan pekerjaan, dan memperluas produksi. Sedangkan kegiatan impor, bermanfaat untuk menstabilkan harga, mempermudah memperoleh bahan baku, dan memudahkan pemenuhan kebutuhan produk/jasa yang tidak ada dalam negara masuknya perusahaan asing ke sebuah negara. Perusahaan-perusahaan yang berasal dari luar negeri dapat leluasa masuk ke sebuah negara dan membuka peluang produk-produk yang berasal dari pasar global masuk ke dalam pasar domestik. Sehingga memiliki manfaat untuk memperluas lapangan kerja bagi masyarakat di negara tempat perusahaan tersebut beroperasi dengan memberikan kemudahan akses investor dari luar negeri. Kemudian, dapat meningkatkan sektor pariwisata. Adanya globalisasi dapat menjadi ajang antar negara untuk memperkenalkan objek wisatanya di media social, sehingga dapat menarik wisata domestik/mancanegara untuk datang ke tempat wisata tersebut. Selain untuk wisata, media social ini bermanfaat untuk bisnis E-Commerce, bisnis di dunia internet yang serba modern karena adanya perkembangan teknologi dan komunikasi. Seperti, market place dan shopping mal mengetahui berbagai macam dampak positif dari globalisasi ini, ternyata semua bisa berbanding terbalik menjadi negatif jika kita mengabaikan kebudayaan lokal negara ini. Maka dari itu, sudah sepatutnya kita mengembangkan kebudayaan lokal di dalam era globalisasi. Selain untuk melestarikan kebudayaan lokal, berbagai upaya bisa sekaligus untuk meningkatkan pendapatan negara. Mari kita bahas berbagai upaya tersebut, sebagai melestarikan kebudayaan lokal dilakukan dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Contohnya, terjadinya proses pembentukan pemberdayaan komunitas lokal. Di mana adanya persatuan/perserikatan suatu profesi tertentu. Kemudian akan dikembangkan melalui pelatihan berdasarkan kompetensi yang dengan cara mewujudkan glokalisasi. Arti glokalisasi ini, yaitu adanya perpaduan antara istilah globalisasi dan lokalisasi yang berarti beradaptasi teknik bertani/teknik pemasaran yang digunakan untuk memasarkan produk/jasa agar sesuai dengan selera pasar diinterprestasikan dengan nilai lokal. Tidak sedikit sekarang produk lokal yang menyatupadukan semenarik mungkin menyesuaikan dengan selera konsumen lokal maupun global. Contohnya, batik Indonesia. Memasarkan batik ke penjuru dunia dengan model yang modern disesuaikan dengan selera masyarakat lokal maupun global merupakan strategi sangat baik untuk tetap melestarikan kebudayaan itu, upaya yang dilakukan, menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa. Tercantum dalam pasal 27 ayat 3 UUD 1945, bahwa Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Lalu, dengan memakai produk dalam negeri merupakan salah satu cara menunjukkan kita cinta, bangga, dan mendukung akan sesuatu dari hasil tangan kreatif bangsa kita. Kemudian, peran pendidikan penting karena dapat mewujudkan rasa keinginan untuk mengembangkan kekayaan nasional sehingga seseorang akan menjunjung ilmu melestarikan kebudayaan lokal berikutnya, diadakannya gerakan kembali ke alam back to nature. Gerakan ini menghubungkan semuanya dengan alam dan keasrian budaya bangsa. Contohnya, kita sebagai warga negara mengobati berbagai jenis penyakit dengan mengonsumsi ramuan jamu atau rempah seperti kumis kucing, daun sirih, mahoni dan sebagainya sesuai dengan tradisi kebudayaan nenek moyang. Contoh lainnya, membuka tempat rekreasi ataupun penginapan di daerah yang masih asri, untuk mengenalkan kebudayaan dan kekayaan alam upaya melestarikan kebudayaan lokal, yaitu berpegang teguh pada norma sosial. Menurut Purwasih dkk, 2015 Norma merupakan aturan yang bersumber dari nilai hal yang dianggap penting bagi masyarakat. Norma dibentuk untuk mengarahkan, mengatur, dan membatasi perilaku manusia agar sesuai dengan harapan dan tujuan hidup bersama. Dalam Purwasih dkk, 2015 menghormati orang yang lebih tua mencerminkan sikap budaya ketimuran yang perlu dipelihara. Nilai menghormati, menghargai, mengasihi, dan santun merupakan nilai-nilai yang berharga dalam kehidupan sosial. Maka dari itu, jangan sampai munculnya globalisasi melunturkan nilai kebudayaan berikutnya, seluruh warga Negara bekerja sama untuk menjaga kekayaan alam dan sumber daya Indonesia. Dengan adanya globalisasi, seluruh belahan dunia bisa masuk ke Indonesia. Kita harus lebih memilah dan teliti terhadap warga asing yang masuk ke Indonesia. Karena jika kita lengah, dengan mudahnya warga asing mengambil kekayaan alam dan menghilangkan kebudayaan disimpulkan, globalisasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Dan tanpa disadari dampak negatif ini bukan sekadar berpengaruh ke diri kita tetapi ke kebudayaan negara. Maka dari itu, kita harus lebih memilah mana yang baik, dan mana yang buruk. Jika kita ceroboh, tanpa disadari kita akan kehilangan jati diri dan budaya asli Indonesia. Jakarta - Pemerintahan Jepang membentuk BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada 29 April 1945. Namun, bagaimana sikap bangsa Indonesia dengan pembentukan BPUPKI?Dikutip dari 'Kumpulan Mega Soal Tes CPNS' & Ikatan Dinas' pemerintah Jepang memutuskan untuk membentuk BPUPKI karena berada di posisi lemah. Jepang terdesak dari dalam dan luar negeri karena kalah dalam perang melawan Sekutu dan juga digempur oleh rakyat Indonesia dari dalam Menteri Koiso pun menjanjikan Kemerdekaan kepada Indonesia dengan membentuk BPUPKI. Selain itu, bendera Merah Putih juga diperbolehkan untuk berkibar di samping bendera Jepang sehingga rakyat tidak melakukan buku 'Sejarah SMA' terbitan Grasindo, rakyat Indonesia mengeluarkan sikap positif terhadap BPUPKI. Meski begitu, ada keraguan akan ketulusan mengapa Jepang membentuk BPUPKI karena Jepang masih mengikutkan diri masuk dalam susunan keanggotaan sidang pertama BPUPKI yang dilaksanakan 29 Mei - 1 Juni 1945, Ketua BPUPKI Dr K R T Radjiman Wedyodiningrat dan anggotanya membahas dasar negara dan berhasil memperkenalkan konsepsi dasar filsafat siang kedua, yakni tanggal 10 Juli - 17 Juli 1945 dibicarakan tentang batang tubuh UUD 1945. Selain itu, dibahas pula mengenai wilayah negara, bentuk negara, bentuk pemerintahan, dan simbol-simbol persatuan, seperti bendera dan bulan Agustus 1945, posisi Jepang semakin melemah. Indonesia pun melakukan tawar-menawar untuk kepentingan persiapan kemerdekaan. Hasilnya, tanggal 7 Agustus 1945 Jenderal Terauchi atas nama Jepang menyetujui adanya PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan kemerdekaan, peran BPUPKI pun lebih didominasi oleh PPKI. Bersama Radjiman, Soekarno dan Mohammad Hatta diundang ke Saigon untuk menentukan keadaan politik jelaskan bagaimana sikap bangsa Indonesia dengan pembentukan BPUPKI, detikers? Simak Video "Google Sediakan 11 Ribu Beasiswa Pelatihan untuk Bangun Talenta Digital" [GambasVideo 20detik] pay/erd Ilustrasi Cinta Produk Indonesia. Foto PexelsMenggunakan produk-produk karya lokal tentunya menjadi kebanggaan tersendiri. Berikut alasan mengapa kita harus cinta produk Indonesia dengan menggunakan produk lokal dalam hanya mendukung bisnis lokal, dengan menggunakan produk karya anak bangsa juga akan membantu mengenalkan produk lokal ke masyarakat luas bahkan hingga ke kancah internasional, lho. Menggunakan dan mencintai produk dalam negeri termasuk ke dalam tindakan bela negara, menambah penghasilan negara, bahkan dapat berhemat karena tidak mengeluarkan uang untuk bea jurnal Mencintai Produk Dalam Negeri sebagai Manifestasi Bela Negara di Era Global 2017 karya Siswanto, menjelaskan bahwa mencintai produk dalam negeri merupakan bentuk perwujudan bela negara di era global saat ini. Bahkan dalam pidatonya Presiden Jokowi menggaungkan kampanye benci produk asing. Ia turut serta mengajak masyarakat agar lebih memilih menggunakan barang-barang produksi dalam negeri.“Produk dalam negeri gaungkan, gaungkan juga benci produk-produk luar negeri, bukan hanya cinta tapi benci. Cinta barang kita, benci produk luar negeri. Sehingga betul-betul masyarakat kita menjadi konsumen yang loyal untuk produk-produk Indonesia,” kata Presiden Joko Widodo dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional Kemendag secara virtual, Kamis 4/3 yang dikutip dari Cinta Produk Indonesia. Foto PexelsAlasan Mengapa Kita Harus Cinta Produk IndonesiaIndonesia memiliki penduduk sebanyak 270 juta orang. Artinya, masyarakat Indonesia menjadi pasar domestik yang potensial untuk menyerap produk lokal yang ada. Sederhananya, produk lokal yang bisa dipakai sehari-hari seperti, sandal, sepatu, baju, celana, dan tas. Jika produk yang dipakai adalah produk lokal, hal ini sangat membantu perkembangan industri dalam lima alasan mengapa kita harus cinta produk Meningkatkan Perekonomian dan Pendapatan NegaraMemutuskan untuk membeli dan menggunakan produk lokal Indonesia berarti telah membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan meningkatnya omzet penjualan para pengusaha dalam negeri, maka secara otomatis akan menambah pendapatan dan devisa negara. Hal ini dapat menjadi alasan mengapa kita harus cinta produk Indonesia karena bisa memajukan perekonomian Turut Mendukung dan Mengembangkan UMKM LokalDengan menggunakan dan mencintai produk dalam negeri, berarti kamu lebih memilih serta mengutamakan produk yang dibuat oleh perusahaan atau usaha UMKM lokal, dibanding produk buatan luar negeri. Selain itu, mencintai produk dalam negeri juga membantu para pengusaha lokal untuk berinovasi dan berkreasi ide baru, sehingga produk yang dihasilkan semakin maju dan Membuat Produk Dalam Negeri Semakin Dikenal hingga Pasar InternasionalDengan memakai dan mendukung produk buatan dalam negeri, membuat produk tersebut makin terkenal hingga dapat menembus pasar internasional. Produk berkualitas yang dihasilkan dapat mengharumkan nama Indonesia, sehingga dapat bersaing di pasar Turut Membuka Lapangan KerjaSemakin banyak produk dalam negeri yang kita gunakan, maka akan semakin banyak pula lapangan kerja yang tersedia. Para pengusaha brand lokal akan mencari tenaga kerja untuk membuat produk yang berkualitas. Lalu angka kemiskinan di Indonesia akan berkurang, karena banyaknya produk dalam negeri membuat orang mudah mendapatkan pekerjaan. Maka sanalah akan terbuka peluang dan kesempatan bekerja bagi para pekerja, hal ini dapat dijadikan salah satu alasan mengapa kita harus cinta produk Harga Murah Namun Memiliki Kualitas yang BagusTak jarang kamu tergiur menggunakan produk brand lokal karena harganya yang ekonomis dan relatif murah. Walau beberapa barang buatan lokal memiliki harga yang cenderung lebih murah tetapi tidak melupakan kualitas barangnya. Tak perlu ragu dengan kualitas produk dalam negeri, banyak dari produk buatan anak bangsa memiliki kualitas barang yang oke sehingga tidak kalah dengan produk internasional. Bahkan tidak jarang beberapa produk lokal menjadi produk andalan di pasar internasional karena kualitasnya yang terbukti informasi mengenai mengapa kita harus cinta produk indonesia. Yuk dengan bangga kita pakai produk local brand sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian negara sehingga produk tersebut dapat terkenal hingga pasar internasional. Semoga bermanfaat!

terhadap produksi bangsa indonesia sikap kita harus